<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sherfi's Weblog</title>
	<atom:link href="http://sherfi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sherfi.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Aug 2008 07:36:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sherfi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sherfi's Weblog</title>
		<link>http://sherfi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sherfi.wordpress.com/osd.xml" title="Sherfi&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sherfi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>obat kangker yg baru di temukan</title>
		<link>http://sherfi.wordpress.com/2008/08/24/obat-kangker-yg-baru-di-temukan/</link>
		<comments>http://sherfi.wordpress.com/2008/08/24/obat-kangker-yg-baru-di-temukan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2008 07:36:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sherfi.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit Kanker Sudah Tidak Berbahaya Lagi Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman “KELADI TIKUS” (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain. Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sherfi.wordpress.com&amp;blog=4039014&amp;post=9&amp;subd=sherfi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penyakit  Kanker Sudah Tidak Berbahaya Lagi</p>
<p>Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki  harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman “KELADI TIKUS”  (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain.</p>
<p>Tanaman sejenis talas dengan  tinggi maksimal 25 sampai 30 cm ini hanya tumbuh di semak yang tidak terkena sinar matahari langsung. “Tanaman ini sangat banyak ditemukan  di Pulau Jawa,” kata Drs. Patoppoi Pasau, orang pertama yang menemukan tanaman itu di Indonesia.</p>
<p>Tanaman obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof  Dr Chris K.H.Teo, Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari  Universiti Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang,  Malaysia. Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu  telah membantu ribuan pasien dari Malaysia , Amerika, Inggris ,  Australia , Selandia Baru, Singapura, dan berbagai negara di dunia.</p>
<p>Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi di Pekalongan, Jawa Tengah. Ketika itu, istri Patoppoi mengidap kanker payudara stadium III dan harus dioperasi 14 Januari 1998. Setelah kanker ganas tersebut diangkat melalui operasi, istri Patoppoi harus menjalani kemoterapi (suntikan kimia untuk membunuh sel, Red) untuk menghentikan penyebaran sel-sel kanker tersebut. “Sebelum  menjalani kemoterapi, dokter mengatakan agar kami menyiapkan wig (rambut palsu) karena kemoterapi akan mengakibatkan kerontokan rambut,  selain kerusakan kulit dan hilangnya nafsu makan,” jelas Patoppoi.</p>
<p>Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di Malaysia untuk mengobati kanker. “Saat itu juga saya langsung terbang ke Malaysiauntuk membeli teh tersebut,” ujar Patoppoi yang juga ahli biologi. Ketika sedang berada  di sebuah toko obat di Malaysia , secara tidak sengaja  dia melihat dan membaca buku mengenai pengobatan kanker yang berjudul  Cancer, Yet They Live karangan Dr Chris K.H. Teo terbitan 1996. “Setelah saya baca sekilas, langsung saja saya beli buku tersebut. Begitu menemukan buku itu, saya malah tidak jadi membeli teh Lin Qi, tapi langsung pulang ke Indonesia ,” kenang Patoppoi  sambil tersenyum. Di buku itulah Patoppoi membaca khasiat typhonium  flagelliforme itu.</p>
<p>Berdasarkan pengetahuannya di bidang  biologi, pensiunan pejabat Departemen Pertanian ini langsung  menyelidiki dan mencari tanaman tersebut. Setelah menghubungi beberapa  koleganya di berbagai tempat, familinya di Pekalongan Jawa Tengah,  balas menghubunginya. Ternyata, mereka menemukan tanaman itu di sana ..  Setelah mendapatkan tanaman tersebut dan mempelajarinya lagi, Patoppoi menghubungi Dr. Teo di Malaysia untuk menanyakan kebenaran tanaman  yang ditemukannya itu.</p>
<p>Selang beberapa hari, Dr Teo  menghubungi Patoppoi dan menjelaskan bahwa tanaman tersebut memang  benar Rodent Tuber. “Dr Teo mengatakan agar tidak ragu lagi untuk  menggunakannya sebagai obat,” lanjut Patoppoi. Akhirnya, dengan  tekad bulat dan do’a untuk kesembuhan, Patoppoi mulai memproses  tanaman tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada buku tersebut untuk diminum sebagai obat. Kemudian Patoppoi menghubungi putranya, Boni Patoppoi di Buduran, Sidoarjo untuk ikut mencarikan tanaman tersebut.</p>
<p>“Setelah melihat ciri-ciri tanaman tersebut, saya mulai mencari di pinggir sungai depan rumah dan langsung saya dapatkan  tanaman tersebut tumbuh liar di pinggir sungai,” kata Boni yang  mendampingi ayahnya saat itu.</p>
<p>Selama mengkonsumsi sari tanaman  tersebut, isteri Patoppoi mengalami penurunan efek samping kemoterapi  yang dijalaninya. Rambutnya berhenti rontok, kulitnya tidak rusak dan  mual-mual hilang. “Bahkan nafsu makan ibu saya pun kembali normal,“  lanjut Boni.</p>
<p>Setelah tiga bulan meminum obat tersebut, isteri Patoppoi menjalani pemeriksaan kankernya. “Hasil pemeriksaan negatif,  dan itu sungguh mengejutkan kami dan dokter-dokter di Jakarta ,” kata  Patoppoi. Para dokter itu kemudian  menanyakan kepada Patoppoi, apa yang diberikan pada isterinya. “Malah  mereka ragu, apakah mereka telah salah memberikan dosis kemoterapi kepada kami,” lanjut Patoppoi.</p>
<p>Setelah diterangkan mengenai kisah tanaman Rodent Tuber, para dokter pun mendukung Pengobatan tersebut dan menyarankan agar mengembangkannya. Apalagi melihat keadaan isterinya yang tidak<br />
mengalami efek samping kemoterapi yang sangat keras tersebut. Dan pemeriksaan yang seharusnya tiga bulan sekali diundur menjadi enam bulan sekali. “Tetapi karena sesuatu hal, para dokter tersebut tidak mau mendukung secara terang-terangan  penggunaan tanaman sebagai pengobatan alternatif,” sambung Boni sambil tertawa.</p>
<p>Setelah beberapa lama tidak berhubungan, berdasarkan peningkatan keadaan isterinya, pada bulan Apri l 1998,  Patoppoi kemudian menghubungi Dr.Teo melalui fax untuk menginformasikan bahwa tanaman tersebut banyak terdapat di Jawa dan mengajak Dr. Teo untuk menyebarkan penggunaan tanaman ini di   Indonesia .. Kemudian Dr ..  Teo langsung membalas fax kami, tetapi mereka tidak tahu apa yang  harus mereka perbuat, karena jarak yang jauh,” sambung Patoppoi. Meskipun Patoppoi mengusulkan agar buku mereka diterjemahkan dalam bahasa Indonesiadan disebarluaskan di Indonesia, Dr. Teo menganjurkan agar kedua belah pihak  bekerja sama dan berkonsentrasi dalam usaha nyata membantu penderita  kanker di Indonesia.</p>
<p>Kemudian,  pada akhir Januari 2000 saat Jawa Pos mengulas habis mengenai meninggalnya Wing Wiryanto, salah satu wartawan handal Jawa Pos,Patoppoi sempat tercengang. Data-data rinci mengenai gejala,<br />
penderitaan, pengobatan yang diulas di Jawa Pos, ternyata sama dengan salah satu pengalaman pengobatan penderita kanker usus yang dijelaskan di buku tersebut. Dan eksperimen pengobatan tersebut berhasil menyembuhkan pasien tersebut. “Lalu saya langsung menulis di kolom Pembaca Menulis di Jawa Pos,” ujar Boni. Dan tanggapan yang  diterimanya benar-benar diluar dugaan. Dalam sehari, bisa sekitar 30  telepon yang masuk. “Sampai saat ini, sudah ada sekitar 300 orang yang  datang ke sini,” lanjut Boni yang beralamat di Jl. KH. Khamdani, Buduran  Sidoarjo.</p>
<p>Pasien pertama yang  berhasil adalah penderita Kanker Mulut Rahim stadium dini. Setelah  diperiksa, dokter mengatakan harus dioperasi. Tetapi karena belum  memiliki biaya dan sambil menunggu rumahnya laku<br />
dijual untuk biaya  operasi, mereka datang setelah membaca Jawa Pos. Setelah diberi  tanaman dan cara meminumnya, tidak lama kemudian pasien tersebut datang lagi dan melaporkan bahwa dia tidak perlu dioperasi, karena hasil pemeriksaan mengatakan negatif.</p>
<p>Berdasarkan animo masyarakat  sekitar yang sangat tinggi, Patoppoi berusaha untuk menemui Dr. Teo  secara langsung. Atas bantuan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan  Makanan Departemen Kesehatan, Sampurno, Patoppoi dapat menemui Dr. Teo di Penang ,   Malaysia ..  Di kantor Pusat Cancer Care Penang, Malaysia, Patoppoi mendapat penerangan lebih lanjut mengenai riset tanaman yang saat ditemukan memiliki  nama Indonesia .. Ternyata saat  Patoppoi mendapat buku “Cancer, Yet They Live” edisi revisi tahun  1999, fax yang dikirimnya di masukkan dalam buku tersebut, serta pengalaman isterinya dalam usahanya berperang melawan kanker. Dari  pembicaraan mereka, Dr. Teo merekomendasi agar Patoppoi mendirikan perwakilan Cancer Care di Jakarta dan Surabaya .. Maka  secara resmi, Patoppoi dan putranya diangkat sebagai perwakilan  lembaga sosial Cancer Care Indonesia , yang juga disebutkan dalam  buletin bulanan Cancer Care, yaitu di Jl. Kayu Putih 4 No. 5,  Jakarta ,  telp. 021-4894745, dan di Buduran, Sidoarjo.<br />
Cancer Care Malaysia telah mengembangkan bentuk pengobatan tersebut secara lebih canggih. Mereka telah memproduksi ekstrak Keladi Tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang  dikombinasikan dengan berbagai tananaman lainnya dengan dosis  tertentu. “Dosis yang diperlukan tergantung penyakit yang diderita,” kata  Boni. Untuk mendapatkan obat tersebut, penderita harus mengisi  formulir yang menanyakan keadaan dan gejala penderita dan akan  dikirimkan melalui fax ke Dr. Teo. “Formulir tersebut dapat diisi  disini, dan akan kami fax-kan. Kemudian Dr. Teo sendiri yang akan  mengirimkan resep sekaligus obatnya, dengan harga langsung dari  Malaysia , sekitar  40-60 Ringgit Malaysia ,” lanjut Boni. “Jadi pasien hanya membayar biaya fax dan obat, kami tidak menarik keuntungan, malahan untuk yang kurang mampu, Dr.Teo bisa memberikan perpanjangan waktu pembayaran.” tambahnya.</p>
<p>Sebenarnya pengobatan ini  juga didukung dan sedang dicoba oleh salah satu dokter senior di  Surabaya, pada pasiennya yang mengidap kanker ginjal. Adadua pasien yang sedang dirawat dokter yang pernah  menjabat sebagai direktur salah satu rumah sakit terbesar di  Surabayaini. Pasien pertama yang mengidap kanker rahim tidak sempat diberi  pengobatan dengan keladi tikus, karena telah ditangani oleh  rekan-rekan dokter yang telah memiliki reputasi. Setelah menjalani  kemoterapi dan radiologi, pasien tersebut mengalami kerontokan rambut,  kulit rusak dan gatal, dan selalu muntah. Tetapi pada pasien kedua  yang mengidap kanker ginjal, dokter ini menanganinya sendiri dan juga  memberikan pil keladi tikus untuk membantu<br />
proses penyembuhan kemoterapi.</p>
<p>Pada pasien kedua ini, tidak ditemui berbagai efek yang dialami penderita pertama, bahkan pasien tersebut kelihatan normal. Tetapi dokter ini menolak untuk diekspos karena menurutnya, pengobatan  ini belum resmi diteliti di Indonesia. Menurutnya,  jika rekan-rekannya mengetahui bahwa dia memakai pengobatan<br />
alternatif, mereka akan memberikan predikat sebagai “ter-kun” atau dokter-dukun. “Disinilah gap yang  terbuka antara pengobatan  konvensional dan modern,” kata dokter tersebut.</p>
<p>Banyak hal menarik yang dialami Boni selama menerima dan memberikan bantuan kepada berbagai pasien. Bahkan ada pecandu berat putaw dan sabu-sabu  di Surabaya , yang pada akhirnya pecandu  tersebut mendapat kanker paru-paru. Setelah mendapat vonis kanker  paru-paru stadium III, pasien tersebut mengkonsumsi pil dan teh  dari Cancer Care. Hasilnya cukup mengejutkan, karena ternyata obat tersebut dapat mengeluarkan racun narkoba dari peredaran darah penderita dan mengatasi ketergantungan pada narkoba tersebut. “Tapi, jika pecandu sudah bisa menetralisir racun dengan keladi tikus, dia tidak boleh memakai narkoba lagi, karena pasti akan timbul resistensi. Jadi jangan seperti kebo, habis mandi berkubang lagi,” sambung Boni sambil tertawa.</p>
<p>Juga ada pengalaman pasien yang meraung-raung kesakitan  akibat serangan kanker yang menggerogotinya, karena obat penawar rasa  sakit sudah tidak mempan lagi. Setelah diberi minum sari keladi tikus,  beberapa saat kemudian pasien tersebut tenang dan tidak lagi merasa kesakitan. Menurut data Cancer Care Malaysia, berbagai penyakit  yang telah disembuhkan adalah berbagai kanker dan penyakit berat  seperti kanker payudara, paru-paru, usus besar-rectum, liver, prostat, ginjal, leher  rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu, pankreas, dan hepatitis. Jadi diharapkan agar hasil penelitian yang menghabiskan milyaran Ringgit Malaysia selama 5 tahun dapat benar-benar berguna bagi dunia kesehatan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sherfi.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sherfi.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sherfi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sherfi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sherfi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sherfi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sherfi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sherfi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sherfi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sherfi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sherfi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sherfi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sherfi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sherfi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sherfi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sherfi.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sherfi.wordpress.com&amp;blog=4039014&amp;post=9&amp;subd=sherfi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherfi.wordpress.com/2008/08/24/obat-kangker-yg-baru-di-temukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cc7022a8274e37cbf02f7bac19e3edb2?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sherfi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selebrity Mirip Gw, apa mereka yg mirip gw..</title>
		<link>http://sherfi.wordpress.com/2008/08/24/selebrity-mirip-gw-apa-mereka-yg-mirip-gw/</link>
		<comments>http://sherfi.wordpress.com/2008/08/24/selebrity-mirip-gw-apa-mereka-yg-mirip-gw/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2008 07:10:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sherfi.wordpress.com/2008/08/24/selebrity-mirip-gw-apa-mereka-yg-mirip-gw/</guid>
		<description><![CDATA[MyHeritage: Celebrity Collage &#8211; Genealogy research &#8211; Family tree diagram<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sherfi.wordpress.com&amp;blog=4039014&amp;post=8&amp;subd=sherfi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.myheritage.com/collage" title="MyHeritage - free family trees, genealogy and face recognition" target="_blank"><img src="http://www.myheritagefiles.com/L/storage/site1/files/14/49/82/144982_21090750901b84tmn8pi01.JPG" width="500" height="574" border="0"></a>
<p><a href="http://www.myheritage.com">MyHeritage</a>: <a href="http://www.myheritage.com/celebrity-collage">Celebrity Collage</a> &#8211; <a href="http://www.myheritage.com/page/genealogy-research">Genealogy research</a> &#8211; <a href="http://www.myheritage.com/page/family-tree-diagram">Family tree diagram</a><img style="visibility:hidden;width:0;height:0;" border="0" width="0" height="0" src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTIxOTU2MTc*NTM5MCZwdD*xMjE5NTYxODA5ODEyJnA9MTEwNTcxJmQ9Y29sbGFnZSZuPXdvcmRwcmVzcyZnPTI=.gif" /></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sherfi.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sherfi.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sherfi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sherfi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sherfi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sherfi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sherfi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sherfi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sherfi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sherfi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sherfi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sherfi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sherfi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sherfi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sherfi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sherfi.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sherfi.wordpress.com&amp;blog=4039014&amp;post=8&amp;subd=sherfi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherfi.wordpress.com/2008/08/24/selebrity-mirip-gw-apa-mereka-yg-mirip-gw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cc7022a8274e37cbf02f7bac19e3edb2?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sherfi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.myheritagefiles.com/L/storage/site1/files/14/49/82/144982_21090750901b84tmn8pi01.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTIxOTU2MTc*NTM5MCZwdD*xMjE5NTYxODA5ODEyJnA9MTEwNTcxJmQ9Y29sbGFnZSZuPXdvcmRwcmVzcyZnPTI=.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kangker rahim</title>
		<link>http://sherfi.wordpress.com/2008/07/25/kangker-rahim/</link>
		<comments>http://sherfi.wordpress.com/2008/07/25/kangker-rahim/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 04:31:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sherfi.wordpress.com/2008/07/25/kangker-rahim/</guid>
		<description><![CDATA[KANKER RAHIM Kanker Rahim adalah tumor ganas pada endometrium (lapisan rahim). Kanker rahim biasanya terjadi setelah masa menopause, paling sering menyerang wanita berusia 50-60 taun. Kanker bisa menyebar (metastase) secara lokal maupun ke berbagai bagian tubuh (misalnya kanalis servikalis, tuba falopii, ovarium, daerah di sekitar rahim, sistem getah bening atau ke bagian tubuh lainnya melalui [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sherfi.wordpress.com&amp;blog=4039014&amp;post=7&amp;subd=sherfi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KANKER RAHIM<br />
Kanker Rahim adalah tumor ganas pada endometrium (lapisan rahim).</p>
<p>Kanker rahim biasanya terjadi setelah masa menopause, paling sering menyerang wanita berusia 50-60 taun.<br />
Kanker bisa menyebar (metastase) secara lokal maupun ke berbagai bagian tubuh (misalnya kanalis servikalis, tuba falopii, ovarium, daerah di sekitar rahim, sistem getah bening atau ke bagian tubuh lainnya melalui pembuluh darah).</p>
<p>PENYEBAB</p>
<p>Penyebabnya yang pasti tidak diketahui, tetapi tampaknya penyakit ini melibatkan peningkatan kadar estrogen.<br />
Salah satu fungsi estrogen yang normal adalah merangsang pembentukan lapisan epitel pada rahim. Sejumlah besar estrogen yang disuntikkan kepada hewan percobaan di laboratorium menyebabkan hiperplasia endometrium dan kanker.</p>
<p>Wanita yang menderita kanker rahim tampaknya memiliki faktor resiko tertentu. (faktor resiko adalah sesuatu yang menyebabkan bertambahnya kemungkinan seseorang untuk menderita suatu penyakit).<br />
Wanita yang memiliki faktor resiko tidak selalu menderita kanker rahim, sebaliknya banyak penderita kanker rahim yang tidak memiliki faktor resiko. Kadang tidak dapat dijelaskan mengapa seorang wanita menderita kanker rahim sedangkan wanita yang lainnya tidak.</p>
<p>Penelitian telah menemukan beberapa faktor resiko pada kanker rahim:</p>
<p>1. Usia<br />
Kanker uterus terutama menyeranga wanita berusia 50 tahun keatas.<br />
2. Hiperplasia endometrium<br />
3. Terapi Sulih Hormon (TSH)<br />
TSH digunakan untuk mengatasi gejala-gejala menopause, mencegah osteoporosis dan mengurangi resiko penyakit jantung atau stroke.<br />
Wanita yang mengkonsumsi estrogen tanpa progesteron memiliki resiko yang lebih tinggi. Pemakaian estrogen dosis tinggi dan jangka panjang tampaknya mempertinggi resiko ini.<br />
Wanita yang mengkonsumsi estrogen dan progesteron memiliki resiko yang lebih rendah karena progesteron melindungi rahim.<br />
4. Obesitas<br />
Tubuh membuat sebagian estrogen di dalam jaringan lemak sehingga wanita yang gemuk memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi. Tingginya kadar estrogen merupakan penyebab meningkatnya resiko kanker rahim pada wanita obes.<br />
5. Diabetes (kencing manis)<br />
6. Hipertensi (tekanan darah tinggi)<br />
7. Tamoksifen<br />
Wanita yang mengkonsumsi tamoksifen untuk mencegah atau mengobati kanker payudara memiliki resiko yang lebih tinggi. Resiko ini tampaknya berhubungan dengan efek tamoksifen yang menyerupai estrogen terhadap rahim.<br />
Keuntungan yang diperoleh dari tamoksifen lebih besar daripada resiko terjadinya kanker lain, tetapi setiap wanita memberikan reaksi yang berlainan.<br />
8. Ras<br />
Kanker rahim lebih sering ditemukan pada wanita kulit putih.<br />
9. Kanker kolorektal<br />
10. Menarke (menstruasi pertama) sebelum usia 12 tahun<br />
11. Menopause setelah usia 52 tahun<br />
12. Tidak memiliki anak<br />
13. Kemandulan<br />
14. Penyakit ovarium polikista<br />
15. Polip endometrium.</p>
<p>GEJALA</p>
<p>Gejalanya bisa berupa:<br />
# Perdarahan rahim yang abnormal<br />
# Siklus menstruasi yang abnormal<br />
# Perdarahan diantara 2 siklus menstruasi (pada wanita yang masih mengalami menstruasi)<br />
# Perdarahan vagina atau spotting pada wanita pasca menopause<br />
# Perdarahan yang sangat lama, berat dan sering (pada wanita yang berusia diatas 40 tahun)<br />
# Nyeri perut bagian bawah atau kram panggul<br />
# Keluar cairan putih yang encer atau jernih (pada wanita pasca menopause)<br />
# Nyeri atau kesulitan dalam berkemih<br />
# Nyeri ketika melakukan hubungan seksual.</p>
<p>Kanker rahim</p>
<p>DIAGNOSA</p>
<p>Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan berikut:<br />
# Pemeriksaan panggul<br />
# Pap smear<br />
# USG transvagina<br />
# Biopsi endometrium.</p>
<p>Untuk membantu menentukan stadium atau penyebaran kanker, dilakukan pemeriksaan berikut:<br />
- Pemeriksaan darah lengkap<br />
- Pemeriksaan air kemih<br />
- Rontgen dada<br />
- CT scan tulang dan hati<br />
- Sigmoidoskopi<br />
- Limfangiografi<br />
- Kolonoskopi<br />
- Sistoskopi.</p>
<p>Staging (Menentukan stadium kanker)<br />
# Stadium I : kanker hanya tumbuh di badan rahim<br />
# Stadium II : kanker telah menyebar ke leher rahim (serviks<br />
# Stadium III : kanker telah menyebar ke luar rahim, tetapi masih di dalam rongga panggul dan belum menyerang kandung kemih maupun rektum. Kelenjar getah bening panggul mungkin mengandung sel-sel kanker.<br />
# Stadium IV : kanker telah menyebar ke dalam kandung kemih atau rektum atau kanker telah menyebar ke luar rongga panggul.</p>
<p>PENGOBATAN</p>
<p>Pemilihan pengobatan tergantung kepada ukuran tumor, stadium, pengaruh hormon terhadap pertumbuhan tumor dan kecepatan pertumbuhan tumor serta usia dan keadaan umum penderita.</p>
<p>Metode pengobatan:</p>
<p>1. Pembedahan<br />
Kebanyakan penderita akan menjalani histerektomi (pengangkatan rahim). Kedua tuba falopii dan ovarium juga diangkat (salpingo-ooforektomi bilateral) karena sel-sel tumor bisa menyebar ke ovarium dan sel-sel kanker dorman (tidak aktif) yang mungkin tertinggal kemungkinan akan terangsang oleh estrogen yang dihasilkan oleh ovarium. .<br />
Jika ditemukan sel-sel kanker di dalam kelenjar getah bening di sekitar tumor, maka kelenjar getah bening tersebut juga diangkat. Jika sel kanker telah ditemukan di dalam kelenjar getah bening, maka kemungkinan kanker telah menyebar ke bagian tubuh lainnya.<br />
Jika sel kanker belum menyebar ke luar endometrium (lapisan rahim), maka penderita tidak perlu menjalani pengobatan lainnya.</p>
<p>2. Terapi penyinaran (radiasi)<br />
Digunakan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel-sel kanker.<br />
Terapi penyinaran merupakan terapi lokal, hanya menyerang sel-sel kanker di daerah yang disinari.<br />
Pada stadium I, II atau III dilakukan terapi penyinaran dan pembedahan. Penyinaran bisa dilakukan sebelum pembedahan (untuk memperkecil ukuran tumor) atau setelah pembedahan (untuk membunuh sel-sel kanker yang tersisa).</p>
<p>Ada 2 jenis terjapi penyinaran yang digunakan untuk mengobati kanker rahim:<br />
- Radiasi eksternal : digunakan sebuah mesin radiasi yang besar untuk mengarahkan sinar ke daerah tumor. Penyinaran biasanya dilakukan sebanyak 5 kali/minggu selama beberapa minggu dan penderita tidak perlu dirawat di rumah sakit. Pada radiasi eksternal tidak ada zat radioaktif yang dimasukkan ke dalam tubuh.<br />
- Radiasi internal : digunakan sebuah selang kecil yang mengandung suatu zat radioaktif, yang dimasukkan melalui vagina dan dibiarkan selama beberapa hari. Selama menjalani radiasi internal, penderita dirawat di rumah sakit.</p>
<p>3. Kemoterapi Pada terapi hormonal digunakan zat yang mampu mencegah sampainya hormon ke sel kanker dan mencegah pemakaian hormon oleh sel kanker. Hormon bisa menempel pada reseptor hormon dan menyebabkan perubahan di dalam jaringan rahim.<br />
Sebelum dilakukan terapi hormon, penderita menjalani tes reseptor hormon. Jika jaringan memiliki reseptor, maka kemungkinan besar penderita akan memberikan respon terhadap terapi hormonal.<br />
Terapi hormonal merupakan terapi sistemik karena bisa mempengaruhi sel-sel di seluruh tubuh. Pada terapi hormonal biasanya digunakan pil progesteron.<br />
Terapi hormonal dilakukan pada:<br />
- penderita kanker rahim yang tidak mungkin menjalani pembedahan ataupun terapi penyinaran<br />
- penderita yang kankernya telah menyebar ke paru-paru atau organ tubuh lainnya<br />
- penderita yang kanker rahimnya kembali kambuh.<br />
Jika kanker telah menyebar atau tidak memberikan respon terhadap terapi hormonal, maka diberikan obat kemoterapi lain, yaitu siklofosfamid, doksorubisin dan sisplastin. </p>
<p>Efek samping pengobatan kanker</p>
<p>Pengobatan kanker bisa menyebabkan kerusakan pada sel dan jaringan yang sehat, karena itu bisa menimbulkan beberapa efek samping yang tidak diharapkan.<br />
Efek samping tersebut tergantung kepada berbagai faktor, diantaranya jenis dan luasnya pengobatan.</p>
<p>Setelah menjalani histerektomi, penderita biasanya mengalami nyeri dan merasa sangat lelah. Kebanyakan penderita akan kembali menjalani aktivitasnya yang normal dalam waktu 4-8 minggu setelah pembedahan.<br />
Beberapa penderita mengalami mual dan muntah serta gangguan berkemih dan buang air besar.</p>
<p>Wanita yang telah menjalani histerektomi tidak akan mengalami menstruasi dan tidak dapat hamil lagi. Jika ovarium juga diangkat, maka penderita juga mengalami menopause. Hot flashes dan gejala menopause lainnya akibat histerektomi biasanya lebih berat dibandingkan dengan gejala yang timbul karena menopause alami.</p>
<p>Pada beberapa penderita, histerektomi bisa mempengaruhi hubungan seksual. Penderita merasakan kehilangan sehingga mengalami kesulitan dalam melakukan hubungan seksual.</p>
<p>Histerektomi<br />
Histerektomi</p>
<p>Efek samping dari terapi penyinaran sangat tergantung kepada dosis dan bagian tubuh yang disinari.<br />
Biasanya kulit menjadi kering dan merah, rambut di daerah yang disinari mengalami kerontokan, nafsu makan berkurang dan kelelahan yang luar biasa.<br />
Beberapa penderita merasakan gatal-gatal, kekeringan dan perih pada vaginanya.<br />
Penyinaran juga menyebabkan diare atau sering berkemih.<br />
Radiasi juga bisa menyebabkan terjadinya penurunan jumlah sel darah putih.</p>
<p>Wanita yang mengkonsumsi progesteron bisa mengalami peningkatan nafsu makan, penimbunan cairan dan penambahan berat badan. Jika masih mengalami menstruasi, maka siklusnya bisa mengalami perubahan.</p>
<p>PENCEGAHAN</p>
<p>Setiap wanita sebaiknya menjalani pemeriksaan panggul dan Pap smear secara rutin, untuk menemukan tanda-tanda pertumbuhan yang abnormal.<br />
Wanita yang memiliki faktor resiko kanker rahim sebaiknya lebih sering menjalani pemeriksaan panggul, Pap smear dan tes penyaringan (termasuk biopsi endometrium)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sherfi.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sherfi.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sherfi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sherfi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sherfi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sherfi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sherfi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sherfi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sherfi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sherfi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sherfi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sherfi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sherfi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sherfi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sherfi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sherfi.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sherfi.wordpress.com&amp;blog=4039014&amp;post=7&amp;subd=sherfi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherfi.wordpress.com/2008/07/25/kangker-rahim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cc7022a8274e37cbf02f7bac19e3edb2?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sherfi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jay Chao Rainbow</title>
		<link>http://sherfi.wordpress.com/2008/06/22/jay-chao-rainbow/</link>
		<comments>http://sherfi.wordpress.com/2008/06/22/jay-chao-rainbow/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 04:03:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[mandarin]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jay chau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sherfi.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Ini lagu gw suke banget.. yahgitu deh. jadi sapa yg mau lihat silahkan nonton aja gitu. ini waktu gw lagi taiwan.. eh ada nenek nyebrang jalan. gak tau deh. ini waktu lagi maen basket.. eh ketinggalan bola. Norul Sarang he ini bagus ke sini aja&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sherfi.wordpress.com&amp;blog=4039014&amp;post=3&amp;subd=sherfi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini lagu gw suke banget.. yahgitu deh. jadi sapa yg mau lihat silahkan nonton aja gitu.</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://sherfi.wordpress.com/2008/06/22/jay-chao-rainbow/"><img src="http://img.youtube.com/vi/_3O6Xe0p7og/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>ini waktu gw lagi taiwan.. eh ada nenek nyebrang jalan. gak tau deh.</p>
<p><img src="http://www.jay-chou.net/images/yesasia/jaychou-kungfudunk.jpg" alt="" width="140" height="189" /></p>
<p>ini waktu lagi maen basket.. eh ketinggalan bola.</p>
<p><a href="http://sherfi.files.wordpress.com/2008/06/sok-cool.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-4" src="http://sherfi.files.wordpress.com/2008/06/sok-cool.jpg?w=199&#038;h=300" alt="" width="199" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://yudhi.org/video/norulsaranghe.mp3">Norul Sarang he</a></p>
<p>ini bagus <a href="http://google.com">ke sini aja&#8230;</a></p>
<h1></h1>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sherfi.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sherfi.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sherfi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sherfi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sherfi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sherfi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sherfi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sherfi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sherfi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sherfi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sherfi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sherfi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sherfi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sherfi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sherfi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sherfi.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sherfi.wordpress.com&amp;blog=4039014&amp;post=3&amp;subd=sherfi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherfi.wordpress.com/2008/06/22/jay-chao-rainbow/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
<enclosure url="http://yudhi.org/video/norulsaranghe.mp3" length="1242177" type="audio/mpeg" />
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cc7022a8274e37cbf02f7bac19e3edb2?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sherfi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.jay-chou.net/images/yesasia/jaychou-kungfudunk.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://sherfi.files.wordpress.com/2008/06/sok-cool.jpg?w=199" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
